Alasan Kenapa Harus Punya Maxi Dress


1. Maxi Dress Bisa Tampil Menawan di Segala Bentuk Tubuh - Bener loh, maxi dress bisa membikin tampil lebih "slim" di bagian-bagian yang kamu ingin lebih slim. Maxi dress juga membikin lekukan-lekukan kalau kamu ingin lebih seksi. Bukan Cuma itu saja, maxi dress bisa bikin kamu tampil lebih tinggi. Maxi dress bisa dikenakan oleh yang muda maupun yang tua.

2. Wanita Hamil Bisa Tampil Cantik Dengan Maxi Dress - Dari 3 bulan pertama sampai melahirkan dan seterusnya. Bahan maxi dress "ringan" dan "sejuk" membuat wanita hamil nyaman dengan maxi dress. Bahan yang longgar di sekitar perut dengan mudah menyesuaikan dengan pertumbuhan kehamilan.

3. Maxi Dress Cocok untuk Segala Acara - Maxi dress bisa untuk acara resmi dipadukan dengan shawl dan sepatu cantik untuk acara resmi. Maxi dress bisa dibuat dari bahan yang lebih ringan dan bisa dikenakan di pantai untuk dijadikan luaran. Maxi dress juga bisa dipakai untuk di rumah dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah. Multifungsi banget ya.

4. Maxi Dress Tersedia Dalam Berbagai - Warna, corak, bahan, dan model. Dengan maxi dress kamu bisa tampil cool keren atau bisa tampil gaya "bohemian". Kamu bisa memadu-padankan maxi dress dengan berbagai macam aksesoris.

Dan Terakhir ... - Maxi dress tetap tampil fantastis dengan sepatu "flats" ataupun dengan sandal! :)



So, milikilah maxi dress untuk segala suasana.

Tips Memilih Tas


Kebanyakan wanita asal dalam memilih dan belanja tas wanita. Terkadang tas yang dibeli hanya karena punya merk atau warna yang menarik. Pas tidaknya kalau dipakai kayaknya tidak menjadi alasan lagi. Ada kecenderungan memilih tas secara asal, tanpa pertimbangan lebih jauh, yang penting cukup untuk memuat semua barang yang mereka perlukan.

Terlepas dari manfaatnya dan kelebihannya dalam menampung berbagai macam keperluan, berbelanja tas yang biasa Anda pakai memiliki suatu kekuatan visual yang berpengaruh pada penampilan loh.

 Misalnya tas etnik dapat membantu  mengoreksi bentuk tubuh Anda yang mungkin kurang proporsional. Mungkin kita tak pernah menyadarinya, jika yang dipilih sudah tepat maka Anda dapat tampil menarik namun sebaliknya dapat pula menghancurkan image. Wah!

Pemilihan tas yang tepat akan menarik semua mata yang memandang. Asal tahu kunci yang tepat. Secara umum, buat yang memiliki tubuh besar cenderung menggunakan tas-tas berukuran besar, dan yang memiliki tubuh kecil memilih tas wanita yang berukuran kecil.

   Tipe Body: Pendek dan ramping

Tas yang kecil dan selalu menempel di tubuh sangat cocok bagi Anda. Jangan memakai tas yang berukuran besar karena dapat membuat tubuh Anda semakin terlihat kecil dan tenggelam di telan tas.


    Tipe Body: Tinggi dan kurus

Pilih tas yang berukuran sedang. Jika memang Anda suka memakai tas slempang, pilih tas yang panjang talinya sampai ke pinggang. Dan kalau talinya pendek, usahakan tas tersebut berada tepat di bawah lengan. Dengan demikian, tas tersebut akan memberi ilusi pada tubuh seakan tubuh Anda padat berisi.

    Tipe Body: Big Hips

Kalau memiliki pinggul lebar terkadang sebal bila pinggul yang lebar menjadi pusat perhatian. Tapi gak masalah jika Anda bangga karena itu, namun terkadang Anda merasa tak nyaman kan? Jadi solusi terbaik adalah pilihlah tas yang menggantung di atas pinggul Anda.

    Tipe Body: Top Heavy

Jika tubuh bagian atas Anda termasuk besar, ada kecenderungan untuk menonjolkan bagian bawah yang lebih ramping. Pilihlah tas dengan tali yang panjang , tas tangan juga bisa jadi pilihan yang tepat untuk mengatasi kekurangan tersebut. Jangan ragu untuk memilih tas dengan ukuran besar.

    Tipe Body: Extra Size

Tetaplah bersyukur bila memiliki tubuh ber-size ekstra. Big is Beautifull! Apalagi kalau bisa memilih tas yang pas untuk tubuh Anda. Jadi gak perlu minder, Anda bisa memilih tas selempang. Yang jelas, sesuaikan ukuran tas Anda. Pilih aja tas-tas berukuran lebar biar tampak serasi.

Tips Berpakaian Untuk Wanita Gemuk


Kali ini kita akan membahas tentang tips berpakaian untuk wanita gemuk. Buat anda yang punya tubuh gemuk atau besar, mungkin anda sering mengalami masalah saat memilih baju. Tentu jika anda sangat memperhatikan penampilan, anda pasti akan berusaha keras untuk memilih baju agar cocok dan sesuai. Jika gak begitu mungkin saja anda akan dapat semakin terlihat gemuk dan membuat anda tidak PD pastinya.

Tips berpakaian untuk wanita gemuk ini adalah solusi untuk yang selalu menjaga penampilan. Bukan berarti ketika anda memiliki tubuh gemuk atau besar anda gak bisa bergaya loh, namun dengan sedikit penyesuaian anda tetap bisa mengikuti trend fashion yang saat ini sedang banyak diminati oleh semua orang. Langsung saja berikut adalah tips berpakaian untuk tubuh gemuk :

1. Kenali dahulu bentuk tubuh

Saat akan memutuskan untuk memilih pakaian yang cocok, kenalilah terlebih dahulu bentuk dari tubuh anda. Karena jika anda bisa mencocokkan bentuk tubuh dan pakaian yang akan digunakan, penampilan anda tentu akan terlihat sangat memuaskan.

2. Hindarilah pakaian longgar

Banyak wanita gemuk di dunia ini melakukan kesalahan yang sama yaitu menggunakan pakaian longgar untuk menutupi bentuk tubuhnya. Padahal dengan menggunakan pakaian yang longgar dapat membuat anda semakin terlihat besar. Coba deh menggunakan pakaian yang cocok dan pas dengan tubuh anda. Hindarilah menggunakan pakaian lurus dan menggelembung yang tentu akan membuat anda terlihat semakin besar.

3. Beri perhatian pada kelebihan yang dimiliki

Mungkin sering dilupakan tentang memberi perhatian lebih pada kelebihan tubuh yang dimiliki. Kebanyakan wanita selalu memikirkan bagaimana menutupi kekurangannya dan akhirnya melupakan kelebihannya. Kenalilah dulu kelebihan dari tubuh yang dimiliki. Yang penting adalah jangan terlalu berlebihan dalam menonjolkan kelebihan anda, karena bisa saja orang lain akan berfikir anda berlebihan.

4. Modifikasi

Saat membeli pakaian baru di toko, cobalah untuk memodifikasinya dengan cara datang ke penjahit. Berkonsultasilah dengan penjahit tentang pakaian yang cocok dan sesuai untuk di gunakan dan itu bisa dilihat dalam referensi mode. Lakukanlah hal baru yang justru akan menarik perhatian orang, namun tidak lupa untuk tetap mengingat kelebihan dari tubuh anda.

5. Warna

Warna juga sangat berpengaruh dalam pemilihan pakaian, walaupun banyak wanita memilih untuk menggunakan warna hitam agar terlihat langsing namun itu bukanlah hasil yang memuaskan. Sebelum anda memilih warna untuk pakaian yang akan digunakan, perhatikanlah lebih dahulu warna kulit, rambut, dan mata yang dimiliki.

6. Motif

Jika suka dengan pakain bermotif banyak dan terlalu besar, lebih baik anda menguranginya. Menggunakan pakaian yang memiliki motif terlalu banyak justru akan membuat tubuh anda terlihat besar. Untuk solusinya anda bisa menggunakan assesories untuk penampilan seperti, kalung, gelang, atau anting.

7. Jangan memaksakan diri

Banyak wanita yang memiliki tubuh gemuk selalu terlihat memaksakan diri. Seperti yang bisa anda sering lihat yaitu menggunakan pakaian yang terlalu sempit, padahal itu akan membuat lemak pada tubuh anda terlihat mengumpul. Carilah pakaian yang benar-benar cocok untuk tubuh anda dan hindarilah pakaian seperti spandex atau lycra. Jika memang diperlukan anda bisa menggunakan korset untuk membantu membentuk tubuh anda.

8. Bermain dengan layer

Jika anda ingin bermain dalam layer, anda bisa menggunakan lapisan dalam misalnya kaus atau tank-top panjang yang tidak terlalu ketat, lalu padukan dengan lapisan luar misalnya jaket atau cardigan yang sedikit lebih pendek. Janganlah menggunakan ikat pinggang terlalu ketat karena akan membuat lemak pada tubuh anda terkumpul, dan janganlah menggunakan layer luar yang terlalu longgar.

Nah sista, itu tadi sedikit informasi tentang tips bepakaian untuk wanita gemuk. Bagi yang memiliki tubuh gemuk, jangan deh merasa kecil hati karena tidak bisa mengikuti trend pakaian saat ini yang kebanyakan digunakan untuk tubuh langsing. Anda akan tetap bisa menggunakannya dengan baik namun anda hanya perlu memahami terlebih dahulu tubuh dan pakaian yang cocok dan sesuai untuk tubuh. Semoga informasinya bermanfaat untuk anda dalam dunia fashion

Tips Memilih Ikat Pinggang

 Dalam bergaya dan berbusana, hmm jangan ragu-ragu ya untuk menambahkannya dengan ikat pinggang atau belt. Nah, berikut tips untuk memilih belt atau ikat pinggang yang pas untuk tubuh kita, simak yaaaa!

1. Pertama kenali bentuk tubuh kita, terutama bentuk dan panjang area pinggang. Area ini sangat menentukan jenis dan lebar ikat pinggang yang cocok untuk tubuh kita.

2. Jika tubuh kita agak berisi pada bagian pinggang, sebaiknya pilih ikat pinggang berwarna gelap yang tidak terlalu lebar. Mengenakan ikat pinggang ala empire  waist  (sedikit di bawah payudara) bisa menciptakan ilusi bentuk pinggang yang menarik. Tentunya pemakaian ikat pinggang pada posisi ini juga akan mempertegas membentuk payudara.

3. Jika akan menggunakan ikat pinggang di bagian tengah pinggang, pilih ikat pinggang dengan bagian depan yang semakin kecil sehingga membuat perut terlihat lebih ramping. Sebisa mungkin jangan gunakan ikat pinggang terlalu ketat dan pilih pakaian dengan bahan yang agak tebal sehingga bisa menyamarkan bentuk tubuh.

.4 Untuk kita yang bertubuh mungil dengan pinggang yang pendek, sebaiknya pilih ikat pinggang dengan lebar kecil dan senada dengan warna pakaian. Jangan menggunakan ikat pinggang yang terlalu lebar atau kontras sehingga membuat tubuh terlihat semakin pendek.

5. Bagi pemilik tubuh ala jam pasir, ikat pinggang lebar yang yang dikenakan di bagian pinggul bisa membuat penampilan Anda lebih sempurna. Anda juga bisa bereksperimen dengan menggunakan ikat pinggang di luar jaket tipis atau cardigan  Anda.

6. Nah, untuk yang bertubuh langsing, gunakan ikat pinggang berukuran sedang atau tipis yang serasi dengan tubuh mungil Anda. Padu-padankan dengan pakaian berlapis untuk menciptakan tekstur dan kesan tubuh yang lebih berisi.

7. Si tubuh XL dan ingin memberikan kesan langsing bisa menggunakan skinny belt yang dikenakan agak sedikit longgar. Belt yang imut dan ramping ini cocok sekali karena bisa membuat tubuh terlihat memiliki lekuk yang lebih bagus. Padukan skinny belt dengan terusan favorit kita atau saat mengenakan outer layer  seperti blazer dan cardigan. Namun oversized  belt  juga masih dapat dipakai asalkan bukan belt yang terlalu ketat dan banyak ornamen, karena akan membuat tonjolan di atas dan bawah belt.

Tips Memilih Kacamata Sesuai Bentuk Wajah


Sista, kali ini kami akan memberikan tips tentang bagaimana memilih kacamata sesuai bentuk wajah. Memakai kacamata bisa membentuk image seseorang. Memakai kacamata juga bisa membuat Anda terlihat pintar, seksi dan gaya.

Mau tampil Cantik & smart dengan kacamata bukan masalah yang sulit kok. Cukup sesuaikan beberapa aspek, mulai dari jenis acara,bentuk wajah sampai menyesuaikan dengan tata rias. Simak baik-baik ya tips berikut:

    Pilihlah kacamata dengan model yang cocok untuk setiap kesempatan, baik acara formal maupun informal. Maka dari itu saran kami pilihlah kacamata yang ringan, chic dan trendy daripada kacamata yang berbingkai berat yang membuat kamu terlihat serius dan lebih tua.
    Sesuaikan bentuk kacamata dengan bentuk wajah. Untuk wajah persegi, pilihlah kacamata bulat. Wajah bulat, cocok dengan kacamata persegi panjang. Buat kamu yang berbentuk wajah oval tak perlu khawatir dalam memilih model, karena hampir semua bentuk dan model akan cocok digunakan.
    Make-up natural lebih cocok buat Anda yang memakai kacamata, karena frame kacamata sudah meramaikan wajah. Bila make-up mata terlalu kontras, maka penampilan akan terlihat vulgar. Untuk itu, gunakan eyeliner tipis di garis mata, kemudian pakai lip gloss dan blush on. Riasan simpel membuat wajah terlihat lebih fresh meskipun kacamata bertengger sepanjang hari.
    Alis juga sangat penting bagi Anda yang menggunakan kacamata. Rapikan dengan bentuk sedikit melengkung untuk mengaksentuasikan keecantikan wajah
    Jika warna kulit Anda gelap, sebaiknya pilihlah frame dengan warna lebih terang untuk efek mencerahkan kulit.

Nah sista, mudah kan memilih kacamata sesuai bentuk wajah kamu, selamat bergaya dengan kacamata ya, ....:)

Tips Memilih Baju Sesuai Warna Kulit


Warna baju memang akan membawa pengaruh buat pemakainya. Warna yang sesuai dengan kulit kita akan menambah cantik dan mempesona. Nah ini ada beberapa tips dalam memilih baju yang sesuai warna kulit:

1. Kulit sawo matang

Nggak usah bimbang untuk memilih warna ungu, tosca atau maroon biar terlihat lebih menarik. Untuk yang berkulit agak kecoklatan perpaduan warna terang dan gelap akan terlihat mewah.  Warna lain yang bisa dipilih adalah pink, burgundy, beige, navy. Hindari warna olive, merah, dan cokelat gelap.

2. Kulit Putih

Warna kulit ini pantes aja memakai warna apapun, tapi akanlebih terlihat elegan saat mengenakan warna pakaian yang lembut seperti warna-warna pastel. Warna-warna pastel akan berkesan santai, lebih relax tapi tetap menggoda.

3. Kulit gelap

Kulit gelap nan eksotik sebaiknya dibalut dengan baju yang berwarna tanah dan lembut lembut. Jangan memakai warna baju yang terlalu kontras pada kulit.

4. Kulit kuning langsat

Kalau sist memiliki kulit kuning langsat, lebih pantas jika memakai baju yang berwarna tropis seperti jingga, hijau, merah, kuning dan biru.

Itu sista beberapa tips, semoga bermanfaat.

Tips dan Trick Merawat Sepatu Kulit

 Dari waktu ke waktu, sepatu kulit selalu mampu menempatkan diri sebagai sepatu yang paling disukai di seluruh dunia. Sudah tahu dong, dengan keawetannya yang sudah teruji, sepatu kulit selalu menjadi idaman setiap orang. Punya sepatu kulit juga investasi, makanya sepatu kulit tetap butuh perawatan. Ternyata gak cuma kulit muka  ya yang butuh perawatan.

Berikut beberapa tips dan trick dalam merawat sepatu kulit.

    Keadaan kering

Diusahakan ya sepatu kulit selalu dalam keadaan kering. Ini sangat penting karena keadaan basah dapat menyebabkan tumbuhnya bakteri penyebab bau tak sedap dan juga dapat merusak sepatu kulit. Maka dari itu, hindari penggunaan saat hujan. Selain itu juga pastikan kaki selalu dalam keadaan bersih dan kering saat menggunakan sepatu kulit. Jika sepatu kulit basah, segeralah dikeringkan menggunakan kain halus kering kemudian diangin-anginkan. Ingat, jangan mengeringkan sepatu kulit dengan menjemur dibawah terik matahari langsung atau sumber panas lainnya karena dapat menimbulkan keretakan pada sepatu kulit kesayangan.

    Bersihkan

Kalau mau membersihkan sepatu kulit dari kotoran yang menempel, usahakan untuk selalu menggunakan kain halus atau sikat berbulu lembut. Kain halus dapat digunakan untuk membersihkan permukaan sepatu, sedangkan sikat berbulu lembut bisa digunakan untuk membersihkan kotoran-kotoran yang terdapat di sela-sela jahitan sepatu.

    Kedap air

Setelah sepatu bersih dan kering, jangan lupa untuk mengaplikasikan semir di semua permukaan sepatu. Ini penting loh, karena semir menjaga sepatu agar kedap air. Pastikan semir yang digunakan senada dengan warna sepatunya. Khusus buat sepatu kulit yang warnanya putih, bisa juga menggunakan pasta gigi sebagai lapisan sepatu kulitnya. Selain kedap air, semir dan pasta gigi bisa menjaga sepatu kulit biar tidak mudah mengalami keretakan dan senantiasa awet.

    Hindari lembab

Tempat lembab adalah tempat yang disukai oleh jamur perusak sepatu kulit. Maka, hindarilah tempat lembab sebagai tempat penyimpanan sepatu kulit.

    Gunakan pelembab

Sista…ternyata gak kulit muka aja yang butuh pelembab. Pelembab khusus sepatu kulit yang diaplikasikan dibagian dalam sepatu bisa menjaga kaki tetap nyaman. Dan untuk perlindungan double yaitu untuk menghindari bau tak sedap dari dalam sepatu kulit bisa memakai pewangi khusus sepatu bisa, dan kemudian diangin-anginkan. Dan sista, sepatupun siap diajak kemana-mana.

Tips dan Trik dalam Merawat Aksesoris


Usahakan jam tangan jangan sampai jatuh. Semahal apapun jam tangan, jika sudah pernah jatuh tetap mempengaruhi fungsi komponen didalamnya.
    Usahakan selalu kering. Sebab air yang dibiarkan terus-menerus membasahi jam tangan akan melapukkan gelang, termasuk pada rantai stainless steel pun air bisa memunculkan karat.
    Jangan menggunakan jam tangan pada saat melakukan aktivitas berat. Kecuali jika jam tangan yang digunakan memang sudah didesain untuk aktivitas berat. Hal ini untuk menghindari resiko terkena panas, tergores maupun kerusakan mekanis.
    Bersihkan rantai jam tangan yang berbahan stainlees steel dengan air hangat dan sikatlah dengan sikat gigi bekas. Khusus untuk rantai berbahan kulit atau karet, cukup gunakan kain kering berbahan halus.
    Jika terjadi kerusakan, sebaiknya dibawa pada layanan service sesuai merk jam atau di took-toko jam yang sudah terpercaya.

Tips Menyimpan Tas


Jika tas tidak sedang dipakai, sebaiknya simpan dalam kantongnya. Jika waktu membeli tas tidak ada kantongnya, bisa buat sendiri atau beli kantong kain. Jangan pernah menumpuk tas terlalu banyak, karena pasti akan merusak bentuknya.
Masukkan kertas koran atau kertas minyak ke dalam tas agar bentuk tetap terjaga dan simpan dalam lemari (keadaan tidak lembab) dan susun yang rapi. Sebaiknya letakkan silica untuk menjaga kelembaban lemari dan tas. Bersihkan tas jika ada debu atau kotoran yang menempel sebelum menyimpannya, dan keluarkan semua isinya, terutama permen dan jenis lain yang lengket dan berbau.

TAS KULIT
Tas dari bahan kulit biasanya lebih awet. Apalagi tas kulit dengan samakan yang sangat halus, akan menjadi koleksi yang istimewa ya. Tapi sayang jika tak bisa merawatnya dengan tepat, tas kulit yang harganya lumayan mahal itu tak akan tampak istimewa lagi. Kadang-kadang timbul bercak putih karena tas disimpan terlalu lama pada tempat yang lembab. Karenanya agar tas kulit tetap terlihat baru dan awet, ada beberapa tips menyimpan dan merawat tasyang bisa dilakukan:

-Hindarkan kontak langsung dengan matahari, paparan sinar matahari bisa merusak permukaan kulit, misalnya pecah-pecah atau terlihat seperti retak.

- Hindarkan air. Jika terlanjur terkena air, segera keringkan dengan lap kering dan bertekstur lembut.

- Simpanlah tas yang tidak digunakan dalam kantong penyimpan (dust bag). Bila tas sudah tidak digunakan lagi dalam waktu yang relatif lama, sekali-kali tas dapat dikeluarkan dari kemasannya dan diangin-anginkan.

- Jangan pernah menyimpan tas kulit berdekatan atau menempel dengan tas berbahan plastik. Karena tas plastik dapat menyerap bahan pencelup warna pada kulit. Hal itu dapat menyebabkan tas kulit bernoda yang terlihat seperti terkena jamur.

- Jika tas disimpan dalam lemari, gunakan produk anti lembab seperti kamper atau silica gel yang bisa dibeli di apotek. Letakkan di dalam tas kulit Anda agar tidak berjamur.

- Jika tas kulit Anda sudah terlanjur berjamur, jangan panik. Jamur dapat dihilangkan dengan cara menyikatnya dengan lap bertekstur lembut. Kalau bercak putih itu terdapat di bagian dalam tas, bersihkan dengan sikat halus baru kemudian bersihkan dengan lap kering. Gunakan sabun khusus kulit (saddle soap) atau krim pembersih khusus untuk kulit, keduanya dapat diperoleh di pasar swalayan. Agar mengkilap, gosoklah dengan kain lembut.